TINGKATKAN KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN NON FORMAL AGAMA KRISTEN



Langgur (Inmas), Berbicara mengenai seorang Guru Sekolah Minggu yang ideal berarti kita berbicara mengenai pola sikap dan kehidupan yang harus dibangun dan nampak dalam diri seorang Guru Sekolah Minggu. Ideal menurut saya lebih menunjuk kepada kemampuan dalam memainkan perannya sebagai seorang pendidik rohani bagi anak-anak dan dalam upayanya membangun relasi yang tepat dalam dirinya sendiri, anak-anak, orang tua, rekan sepelayan, gereja dan dengan Tuhannya. Hal ini disampaikan Kakankemenag Kabupaten Maluku Tenggara, Drs. Hi.Arifin Difinubun,M.Sos.I, pada kegiatan pembukaan Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Non Formal Agama Kristen yang diselenggarakan oleh Seksi Pendidikan Agama Kristen Kantor Kemenag Malra hari ini (29/03) di aula Kantor Kemenag.

Seorang guru sekolah Minggu mempunyai peranan yang penting di gereja dalam proses pendidikan rohani anak. Guru Sekolah Minggu merupakan perpanjangan tangan Majelis Jemaat dalam pembinaan terhadap anak-anak. Peran ini harus dimainkan oleh Guru Sekolah Minggu dalam kehidupan sehari-hari, tandasnya.

Lebih lanjut Kakankemenag mengharapkan agar tugas mulia seorang guru non formal ini agar terus ditingkatkan sehingga upaya melayani anak-anak dapat terwujud.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu Pendeta dan guru non formal sebanyak 50 orang sekaligus sebagai peserta pada kegiatan dimaksud.(DR).

 

 

 

 


E-Survey

Dumas Kemenag Maluku
Survey Pelayanan Haji Maluku Tahun 2018
PTSP KEMENAG MALUKU
Pelayanan PTSP Tahun 2018
Pelayanan Pelaporan Gratifikasi

E-Aplikasi

SOP Kemenag RI
LPSE Kemenag
Webmail
Simpeg
Simpatika Kemenag
Layanan Pengaduan Online