TIBA DI AMBON, JEMAAH DIMINTA JAGA KEMABRURAN HAJI


Petugas Kepolisian Daerah Maluku melakukan penjagaan terhadap jemaah haji yang tiba di Bandara Pattimura Ambon, Kamis (6/9)

Ambon, Inmas - Memasuki hari kedua fase pemulangan, jemaah haji asal Provinsi Maluku yang baru saja tiba dari tanah suci diminta dapat menjaga kemabruran haji di tanah air, sehingga lebih menunjukkan hal-hal positif bagi diri jemaah secara pribadi maupun kepada masyarakat sekitarnya.

 

Hal ini disampaikan Kepala Sub Bagian Umum Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Zein Tepinalan mewakili Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Maluku saat menerima kedatangan jemaah haji asal Kota Ambon, Kabupaten Buru Selatan dan Kota Masohi yang tergabung dalam kloter 10 dan 11 Embarkasi Makassar di Bandara Pattimura Ambon, Kamis (6/9) pukul 07.15 WIT.

 

Tepinalan menyampaikan, haji mabrur akan terlihat dari tingkah laku dan perubahan sikap seorang haji maupun hajah, bukan saja selama dia berada di tanah suci, melainkan setelah dia sampai di daerah asalnya dan sekaligus berinteraksi dengan lingkungannya masing-masing.

 

"Hal ini pula yang kemudian dapat menunjang proses penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih, mewujudkan daerah ini menjadi rahmat bagi daerah lainnya," jelas Tepinalan saat memberikan arahan kepada 136 jemaah haji gabungan dua kota dan satu kabupaten itu sebelum diarahkan menuju 4 unit yang telah disiapkan mengangkut para jemaah.

 

Menurutnya, setiap permasalahan dan tantangan yang dihadapi dalam proses pemberangkatan menuju tanah suci maupun kepulangan kembali ke tanah air tidak menjadikan nilai haji itu runtuh disebabkan keluhan, menceritakan aib orang lain atau menyakiti perasaan sesama.

 

"Jaga hati, jaga lisan dan jaga perbuatan. Semua masalah dan tantangan apapun yang dihadapi baik di saat melakukan ibadah haji atau sampai pulang ke tanah air merupakan cobaan yang menguji apakah dia sabar dan bersyukur atau tidak. Apakah dia pandai mengintropeksi diri atau justru mencari-cari kesalahan orang lain. Status haji itu amanah yang diberikan untuk dijaga dengan sebaiknya," terang Tepinalan.

 

Selain itu, Tepinalan juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja seluruh petugas kloter yang telah melayani kebutuhan jamaah selama di tanah suci.

 

Dalam kesempatan itu juga, Tepinalan menyampaikan bahwa pemerintah pusat bersama dengan Kementerian Agama Provinsi Maluku, terus mendorong upaya agar daerah ini dapat menjadi Embarkasi Haji Antara untuk kawasan Indonesia Timur.

 

Hal ini dilakukan, kata Tepinalan, agar dapat lebih meminimalkan waktu perjalanan yang mesti dilalui  oleh para jamaah ketika berangkat ke tanah suci serta kembali ke tanah air.

 

"Bapak Fesal Musaad selaku Kepala Kantor Kemenag Provinsi Maluku berkeinginan tahun ini, atas izin Allah SWT di masa jabatan beliau hal itu dapat terwujud. Sehingga kita tidak lagi harus ke Makassar untuk menginap lagi di sana semalam, kemudian berangkat ke tanah suci pada keesekan harinya, kemudian kembali lagi singgah di Makassar dan besoknya lagi ke Ambon, itu membutuhkan waktu yang terlalu lama dan hal itu sangat melelahkan,” ujarnya lagi.

 

Jika belum dapat mewujudkan Embarkasi penuh, maka Tepinalan menegaskan Kemenag Maluku tetap menekan agar dapat menjadi Embarkasi Haji Antara terlebih dahulu.

 

"Mungkin kalau belum bisa embarkasi penuh, jadi embarkasi antara dulu. Di mana semua proses pemberangkatan haji diselesaikan di sini. Kalaupun transit di Makassar hanya untuk pemeriksaan tertentu, tidak lagi masuk Asrama Haji Sudiang Makassar. Kita berdoa, semoga bapak Kakanwil Kemenag Maluku dan semua jajaran yang bertekad mewujudkan hal itu, terus mendapat tuntunan dan bimbingan dari Allah SWT," pintanya kepada para jemaah.

 

Sementara berdasarkan data informasi dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag Maluku, dari tanggal 6 September hari ini sampai 7 September besok, keseluruhan jemaah haji yang berjumlah 245 dari Kabupaten Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat dan Kabupaten Buru akan tiba menutup proses pemulangan seluruh kloter yang ada. (ZAM)


E-Survey

PTSP KEMENAG MALUKU
Pelayanan PTSP Tahun 2018

E-Aplikasi

LPSE Kemenag
Webmail
Simpeg
Simpatika Kemenag
Layanan Pengaduan Online