TATAP MUKA DIRJEN BIMAS ISLAM DENGAN PENYULUH AGAMA HONORER DAN ASN KEMENAG MALUKU



AMBON, (INMAS) -  Dirjen Bimas Islam, Kementerian Agama (Kemenag) RI, Prof. Dr. Muhammadiyah Amin, M.A melakukan silaturrahmi dengan penyuluh agama honorer dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Maluku. Tujuan tatap muka  Dirjen yang berlangsung secara terbatas untuk menyampaikan berbagai program dan masalah yang dihadapai oleh  para penyuluh dalam usaha mengembangkan misi kemenag di Provinsi Maluku. Senin (26/3).

Hadir dalam pertemuan di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Maluku itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Peovinsi Maluku, Fesal Musaad, yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Maluku, Hi. Jamaludin Bugis, S.Ag, Kepala Balai Diklat Agama Kota Ambon, Abdul Kahar, M.Si, Kepala Kantor Kemenag Kota Ambon, Rusdi Latuconsina, M.Pd, dan seluruh pimpinan Eselon III dan IV Kanwil Kemenag Provinsi Maluku.

Dalam sambutannya,  Muhammadiyah Amin mengatakan,  Kemenag Malalu  Direjen Bimas Islam telah menluncurkan berbagai pogram mulai dari Bimbingan, Layanan, dan Inovasi.  Berbagai program dilandasi sesuai misi Bimas Islam yang secara universal bertujuan meningkatkan peran Kemenag dalam melayani masyarakat.  

Bebarapa program yang mendapat perhatian dari Menteria Agama RI (Menag) Lukman Hakim Saifuddin  itu ditantaranya program Sapa Penyuluh, Silaturrahmi dengan Lembaga Keagamaan, SIM KA, Layanan Kemasjidan, Bimbingan perkawinan bagi calon pengantin (BIN WIN), Pembedrayaan Ekonomi Masyarakat lewat Jakat.

Dijelaskan, masalah keterbatasan tenaga penyuluh merupakan masalah klasik dan bukan saja  terjadi di Maluku, tapi hampir di berbagai wilayah di Indonesia. Dirinya telah melaporkan hal itu kepada Menag, dan menag  menaruh perhatian utama  kepada peran penyuluh yang  dinilai sebagai unjung tombak dalam mengibarkan  peran lembaga  bermoto iklas beramal ini di seluruh penjuru. "  Bukti perhatian ini  bisa terlihat dengan program sapa penyuluh, dan bahkan pada lebaran tahun lalu, Menag memberikan ucapan Idul Fitrih khusus kepada seluruh penyuluh di Indonesia,"  jelas Muhammadiyah.

Tahun ini akan dibangun 9 Balai Pernikahan atau Kantor Urusan Agama   di sejumlah kota Kabupaten di Maluku. Sesuai perencanaan sebenarnya hanya 7, namun setelah direvisi anggaranya dan dievaluasi ada perubahan dengan menambah jatah dua lokasi pembangunan KUA di pindahkan dari Provinsi lain ke Maluku. " Ini patut disyukuri, saya berharap para penyuluh agama terus memaksimalkan perannya melayani masyarakat. Kemudian pihak Bimas Islam Kemenag Maluku, perlu mendata dan menambah jumlah tenaga penghulu di Maluku, sebagai bentuk perhatian," ujar Muhammadiyah. (ASA)


E-Survey

PTSP KEMENAG MALUKU
Pelayanan PTSP Tahun 2018

E-Aplikasi

LPSE Kemenag
Webmail
Simpeg
Simpatika Kemenag
Layanan Pengaduan Online