RUMATIGA : LIMA MADRASAH DI MALUKU TELAH ALIH STATUS


Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, H. M Hanafi Rumatiga, memberikan sambutan dalam peresmian MTsN 6 Maluku Tengah, Selasa, 18 /02

 

AMBON, INMAS - Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Provinsi Maluku, H.M Hanfi Rumatiga, S.Ag, M.Pd,mengatakan  menjamin dan meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Maluku, maka pihaknya berkomiktmen  menegrikan madrasah swasta yang terbedar di Provinsi berjuluk negeri seribu pulau ini. Pandangan ini disampaikan Rumatiga,  dalam sambutannya saat meresmikan   Madrasah Tsanwiyah Negeri (MTsN) 6 Maluku Tengah (Malteng) di Desa Liang, Kecamatan Slahutuh, Kabupaten Malteng, Selasa, (18/2)

 

Menurutnya, sejak tahun 2018 sampai 2019 ini tercatat lima madrasah  telah dialihkan statusnya dari swasta ke negeri  peralihan status kelembagaan ini sesuai dengn Keputusan Meteri Agama. Kementerian Agama memiliki tangungjawab penuh untuk mendorong kemajuan pendidikan umum berciri khas islam di Provinsi Maluku, melalui proses penegrian.

 

Salah satu syarat dan ketentuan utama dalam proses penegrian madrasah adalah kerelaan dari yayasan untuk menyerahkan asetnya agar bisa dikelolah oleh pemerintah. Langkah selanjutnya adalah proses pengusulan ke pusat untuk mendapat prsetujuan. " Pada fase ini membutuhkan waktu yang cukup lama, namun jika seluruh persyaratan di penuhi  maka proses ini akan berjalan dengan baik.

 

Nilai positif dari proses peralihan status adalah sistem pengelolaan pendidikan akan dikembangkan secara sistematis dan terarah, dimana seluruh kebutuhan untuk pengembangan pendidikan ditanggulangi langsung pemerintah melalui kementerian agama. " Bila di negerikan maka Kemenag bertangungjawab penuh untuk mengembangkan kualitas pendidikan madrasah.  Termasuk dengan melakukan integrasi tenaga pendidik dan kependikan untuk ditugaskan di madrasah yang telah resmi  memiliki satuan kerja secara otonom melalui kementerian agama ini.

 

Hanafi menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk menyediakan sarana dan kebutuhan pembangunan MTsN 6 Maluku Tengah ini, minimal hingga tahun 2021 nanti sudah ada fasilitas mulai dari ruang kelas dan fasilitas penunjang pendidikan lainnya akan dibangun datas lahan yang saat ini telah menjadi aset Kementerian Agama ini. Sebagai Kabid Penmad dirinya memberikan apresiasi kepada seluruh pendiri dan pengelola yayasan pendidikan  Al Hidaya Desa Liang, yang secara iklas telah  menyerahkan aset yang dimilikinya untuk dikelolah oleh Kementerian Agama Provinsi Maluku. " Semoga niat baik seluruh pendiri akan mendapat balasan sebagai amal baik dari Allah, SWT," harap Hanafi.

 

 

Turut hadir dalam kegiatan peralihan dan peresmian kegiatan ini, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku, Fesal Musaad, S.Pd, M.Pd, S.Ag. M.Pd, Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Drs. Zein Firdaus Kaisupy, Kepala Bidang Bimas Kristen  Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Najie Latuheru, M.Si, Kakankemenag Maluku Tengah, M Jafri Kabalmay, Kepala Kankemenag Kota Ambon, Rusdi Latuconsia, Kepala Subag IK dan Humas Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Abd Karim Rahantan, S.Ag, Kepala Subbag Perencanaan Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Karim Kirley, SE.  Pera pendiri Yasan Pendidikan Al Hidaya Desa Liang, serta seluruh elemen kependidikan  di MTsN 6 Maluku Tengah. (ASA)

 

 

 

 


E-Survey

PTSP KEMENAG MALUKU
Pelayanan PTSP Tahun 2018

E-Aplikasi

LPSE Kemenag
Webmail
Simpeg
Simpatika Kemenag
Layanan Pengaduan Online