Punya Lab & Perpustakaan Digital, Kakanwil Minta MAN 1 Malteng Fokus Gelorakan Moderasi Beragama


Kakanwil Kemenag Maluku menandatangani batu prasasti peresmian gedung Laboratorium Terpadu dan Perpustakaan Digital MAN 1 Malteng.

Ambon, Inmas - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Maluku Tengah (Malteng) kini memiliki gedung baru Laboratorium Terpadu dan Perpustakaan Digital.

Ditandai penandatanganan batu prasasti dan pengguntingan tali pita, gedung ini diresmikan Kakanwil Kemenag Maluku Jamaludin Bugis dan Asisten Perekonomian - Pembangunan Setda Maluku Habiba Saimima mewakili Gubernur Maluku di Negeri Tulehu, Malteng, Rabu (7/4).

Perpustakaan Terpadu dan Laboratorium Digital pertama di lingkungan madrasah di Provinsi Maluku ini terdiri dari dua lantai. Luas bangunan mencapai 36 x 14 meter.

Gedung ini dibangun menggunakan skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun anggaran 2020 senilai Rp. 4,57 miliar.

Fasilitas yang tersedia meliputi perpustakaan pada lantai pertama, sementara laboratorium fisika, laboratorium kimia, laboratorium biologi dan laboratorium multimedia/jurnalistik pada lantai duanya, serta dilengkapi pula dengan fasilitasi taman literasi.

Selain meresmikan perpustakaan dan laboratorium tersebut, Kakanwil juga hadir bersama Asisten Setda Maluku tersebut untuk meletakkan batu pertama pembagunan gedung Asrama Siswa Terpadu di MTsN Maluku Tengah, Tulehu. Hadir Kepala Kantor Kemenag Maluku Tengah Hanafi Rumatiga, perwakilan Kepala Kemenag Kota Ambon beserta pejabat eselon III Kanwil Kemenag Maluku.

Kakanwil Kemenag Maluku lewat kesempatan tersebut menegaskan pentingnya peran madrasah dalam mempertegas konsep moderasi beragama sebagai visi besar dan program prioritas Kementerian Agama.

Hal tersebut sejalan dengan apa yang diinstruksikan Menteri Agama RI dalam kegiatan Rakernas Kemenag yang diikutinya beberapa hari kemarin, dimana terdapat dua agenda penting, yakni moderasi beragama dan tata kelola pemerintah yang bersih dan berwibawa.

"Untuk mempertegas konsep moderasi beragama maka saya minta pihak madrasah fokus menyuarakan nilai-nilai moderasi beragama ini dalam dunia pendidikan. Maka, jadikan laboratorium ini sebagai laboratorium moderasi beragama, jadikan sekolah ini sebagai wadah menanam benih-benih moderasi beragama dalam diri siswa," tegas Kakanwil dihadapan Kepsek MAN 1 Malteng, Nurdin Marasabessy bersama jajarannya.

Kakanwil mengatakan, saat ini paradigma madrasah harus dirubah, bahwa membangun pemahaman agama tidak hanya berada pada konteks ritualitas semata, tetapi nilai-nilai kemanusiaan harus diperjuangkan dan dipertahankan untuk menjawab tantangan zaman kedepan.

"Maka sinergitas untuk membangun moderasi beragama dalam dunia pendidikan itu penting dilaksanakan seluruh pihak di lingkungan pendidikan," tandasnya. (ZAM)


E-Survey

Dumas Kemenag Maluku
Survey Pelayanan Haji Maluku Tahun 2018
PTSP KEMENAG MALUKU
Pelayanan PTSP Tahun 2018
Pelayanan Pelaporan Gratifikasi

E-Aplikasi

SOP Kemenag RI
LPSE Kemenag
Webmail
Simpeg
Simpatika Kemenag
Layanan Pengaduan Online