Plh. Kakankemenag Aru Buka Pembinaan Mental Siswa Agama Katolik



 

Dobo, (Inmas) - Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru, Wati Mangar, SE. membuka dengan resmi kegiatan Pembinaan Mental Siswa Agama Katolik Tingkat Menengah Kabupaten Kepulauan Aru Tahun 2021 pada Jumat, (21/5) yang diselenggarakan oleh Ditjen Bimas Katolik yang dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Aru.

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Aula Cendrawasih yang berlokasi di jalan Ali Murtopo Dobo ini melibatkan siswa/siswi beragama Katolik tingkat SMA/SMK di kota Dobo yang berjumlah 50 orang, serta 2 orang pemateri yaitu Wakil Uskup Kepulauan Aru, RP. Justinus Ulahayanan, MSC. dan Ketua LPM yang juga Dosen pada Sekolah Tinggi Pendidikan Agama Katolik St. Yohanis Penginjil Ambon, Marsianus Reresy, M. Pd.

Turut hadir dalam acara pembukaan Pembimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Propinsi Maluku, Bernardus Fanulene, S.Pd., Kepala Seksi/Penyelenggara dan Pengawas Pendidikan Agama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru.

Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahamam orang muda katolik terkhusus para siswa selaku  agent of change yang menjadi harapan gereja dan bangsa dalam memikul tanggung jawab sebagai aktor-aktor utama dalam memperjuangkan keluhuran martabat manusia sekaligus kokoh pada inti ajaran, terbuka pada dialog dan kerja sama serta taat pada hukum dan nilai-nilai bersama sebagai bentuk moderasi beragama dalam kehidupan baik di sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Plh. Kakankemenag Kabupaten Kepulauan Aru, Wati Mangar dalam pembukaannya menyambut baik pelaksanaan kegiatan Pembinaan Mental Siswa Agama Katolik Tingkat Menengah yang dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Aru, guna menunjang Pendidikan siswa/siswi katolik paham akan nilai-nilai Agama Katolik dan mempererat silaturahmi antar siswa satu dengan lainnya.

Di kesempatan ini juga Wati Mangar berharap agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan terpenting adalah pemaparan materi bukan hanya teori tapi pelaksanaannya, sehingga siswa/siswi peserta kegiatan dapat merajut kebersamaan dalam perbedaan, memenanamkan pembangunan karakter bagi masa depan pelajar dan dapat membentengi diri dari pengaruh digital karena pengaruh arus globalisasi membawa dampak yang sangat besar bagi kehidupan jiwa generasi muda.

“Saya ingatkan kepada adik-adik untuk menggunakan akal sehat dalam pergaulan karena banyak pengaruh negatif yang coba menyerang anak-anak muda jadi harus bijak menentukan pilihan di samping itu juga harus mempunyai kepekaan rasa sehingga bisa mengelola rasa sebelum berbuat yang tidak baik kepada orang lain”pungkasnya.

Mengakhiri sambutannya Wati Mangar berharap kegiatan ini memberikan semangat spiritual dengan memperdalam ajaranan agama serta menimba dari nilai-nilai kebijkan dan kebaikan universal dari agama sehingga menjadi kekuatan untuk terus menebar kasih saying dalam kehidupan setiap hari, terus mengasah kepekaan, kepedulian dan solidaritas dengan orang lain. “Jadilah penebar kasih sayang kepada sesama dan alam sekitarnya” harapnya.(ria)


E-Survey

PTSP KEMENAG MALUKU
Pelayanan PTSP Tahun 2018

E-Aplikasi

LPSE Kemenag
Webmail
Simpeg
Simpatika Kemenag
Layanan Pengaduan Online