PERESMIAN MASJID NURUL IMAN DUSUN KAMPUNG BARU NEGERI LAHA


Kasubbag Tata Usaha Saradju Kelrey menghadiri acara peresmian masjid Nurul Iman di dusun kampung baru negeri laha,Rabu 20/11/2019

Ambon (Inmas) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon,Yang diwakili Oleh Kasubbag Tata Usaha,Saradju Kelrey Menghadiri Acara Peresmian Masjid Nurul Iman di Dusun Kampung Baru Negeri Laha yang bertempat di depan perataran masjid Nurul Iman Kampung Baru Negeri Laha,Rabu 20/11/2019.

Turut hadir hadir  Kepala Seksi Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Maluku Drs. La Ali, para pejabat Negeri Laha, pejabat Kecamatan Teluk Ambon, KUA Teluk Ambon, Komandan TNI AU Lanud Pattimura Ambon dan tamu undangan lainnya.

Peresmian Masjid Nurul Iman ditandai dengan pemotongan pita oleh Kabag TU  Kanwil Kemenag Maluku dilanjutkan dengan penandatanganan batu prasasti dan penarikan kain pada papan nama Masjid yang terletak di halaman depan Masjid Nurul Iman. 

Kabag TU Kanwil Kemenag Maluku Jamaludin Bugis, S.Ag dalam sambutannya mewakili Kakanwil Kemenag Maluku berharap Masjid Nurul Iman yang baru diresmikan ini bukan hanya menjadi tempat ibadah, namun menjadi tempat pemersatu Umat Muslim serta menjadi Masjid percontohan di  Provinsi Maluku.

Sebagaimana kita ketahui,pembangunan dan memakmuran masjid merupakan perintah agama,membangun masjid dimaksudkan tidak sekedar mendirikan bangunannya,tetapi lebih jauh adalah membangun,menghidupkan dan memakmuran fungsi masjid (Benteng Akidah,Tempat Ibadah,sarana bersatu Umat,Lembanga Tarbiyah dll) yang dirikan terhadap jamaah dan umat islam disekitarnya.

oleh karena itu pemiliharaan dengan pengelolaan masjid perlu diperhatikan tiga aspek yang sangat mendudkung.yakni,

1. Aspek Idhora (Manajemen)

2. Aspek Imaroh (Pengelolaan Program)

3. Aspek Riayah (Pengelolaan Fisik).

umat Islam dituntut agar menghidupkan kembali fungsi - fungsi masjid sebagai pusat ibadah,pusat dakwah,pusat pembinaan umat sebagaimana pola yang digariskan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat sehingga diharapkan agar dapat dikembangkan Fungsinya secara optimal sehingga keberadaan masjid ini dapat dirasakan oleh warga masyarakat.

Masjid memiliki potensi yang sangat besar, jika ini digerakan secara maksimal maka akan membawa kesejahteraan dan kemakmuran umat," ujar Kabag 

Ketua Panitia kegiatan H. Daeng Makarahim dalam laporannya mengisahkan Masjid Nurul Islam dibangun pertama kali sejak tahun 1984, namun karena terjadi peningkatan jemaah maka Masjid kembali di renovasi agar mampu menampung para jemaah.

"Tujuannya dibangun untuk menjadi tempat ibadah dalam rangka meningkatkan keimanan kita terhadap Allah SWT," kata Ketua Panitia

Selaku Ketua Panitia, Ia mengucapkan rasa terimakasih kepada semua pihak yang membantu penyelesaian renovasi Masjid Nurul Iman, karena tanpa bantuan, maka renovasi Masjid belum bisa diselesaikan.

"Kami ucapkan terimkasih juga kepada Kanwil Kemenag Maluku atas bantuannya, beserta pihak-pihak terkait, semoga bantuan yang diberikan di ridhoi Allah SWT," ucap Ketua Panitia (J/L

 


E-Survey

PTSP KEMENAG MALUKU
Pelayanan PTSP Tahun 2018

E-Aplikasi

LPSE Kemenag
Webmail
Simpeg
Simpatika Kemenag
Layanan Pengaduan Online