MTQ Kabupaten SBB, Tuasikal: Al-Quran Mengajarkan Kasih Sayang



Piru (Inmas) Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) ke IX kembali digelar dan dibuka secara resmi oleh Bupati Kabupaten SBB, Timotius Akerina, SE, M.Si yang berlangsung di Desa Latu, Kecamatan Amalatu, Minggu (26/9).

Taslim Tuasikal, S.Ag selaku Kepala Kantor Kementerian Agama (Ka.Kankemenag) Kab.SBB dalam sambutan mengatakan Al-Qur’an mengajarkan semua manusia untuk berkasih menebarkan rasa sayang dan menjauhi perbuatan saling menyakiti antar sesama manusia.

"Dalam mengamalkan ajaran Al-Quran, sudah sepatutnya umat Islam meneladani pribadi Nabi Muhammad SAW, yakni kepribadian dengan kemuliaan akhlak yang bersumber dari Alquran, mengajak semua manusia untuk bekerjasama dalam ketakwaan dan  kebaikan," ujar Ka.Kankemenag 

Mengutip ayat A-Quran Surah Al-Hujurat ayat 12 "Wahai orang-orang yang beriman jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya Sebagian prasangka itu dosa, dan jangan kamu mencari cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada diantara kamu Sebagian menggunjing Sebagian yang lain".

Menurutnya, pesan Allah SWT tersebut memberikan makna tersendiri pada pelaksanaan MTQ Tingkat Kab.SBB kali ini, karena  dilaksanakan di Kecamatan Amalatu yang terdiri dari tiga Negeri adat yang beragama Muslim sedangkan lima Negeri adat lainnya berama Nasrani atau Kristen sebagai simbol kasih sayang yang tinggi dari ke-tujuh desa saling bahu-membahu memiliki tanggungjawab untuk terlaksananya ajang Musabaqah kali ini.

Dikatakan, dalam setiap ajang MTQ tak pernah berhenti mewujudkan keinginan kuat untuk membumikan ajaran Al-Quran serta menegakkan syiar Islam. Karena Al-Qurán adalah kitab Allah SWT yang merupakan keutuhan ahlak Rasulullah Muhammad SAW untuk memperkokoh nilai-nilai agama di dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat dan berbangsa.

"Bagi kaum muslimin, Al-Quran merupakan sumber petunjuk dan pedoman hidup yang aktual sepanjang masa yang berisi nilai-nilai luhur universal yang sejalan dengan fitrah manusia yang hanif," tandas Taslim.

Pemahaman keislaman yang semakin baik, lanjutnya, bukan hanya akan memperkuat jati diri seorang muslim dan muslimah, tetapi juga akan memperkokoh semangat ukhuwah seperti diajarkan oleh Rasulullah SAW, baik ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, maupun ukhuwahinsaniyah, atau semangat persudaraan dan kepedulian terhadap sesama sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad SAW. 

“Kita harus ikhlas saling membantu, tanpa harus melihat perbedaan suku, agama maupun kelompok," pesan Ka.Kankemenag

Diakhir sambutan, Ka.Kankemenag berkesempatan menitipkan pesan kepada para peserta untuk bermusabaqah meraih hasil yang terbaik dengan menjunjung tinggi nilai-nilai ukhuwah dan sportifitas. Juga kepada dewan hakim dan Panitera untuk menilai dengan jujur sesuai dengan keahlian yang dimiliki

"Akhirnya saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati dan Pemerintah Daerah Kab.SBB yang telah mensupport anggaran hingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. Dan ucapan terimakasih disampaikan kepada semua pihak yang telah membatu hingga MTQ dapat terlaksana dengan baik terkhusus, kepada Panitia, dan seluruh masyarakat Kecamatan Amalatu, terutama masyarakat di 3 Negeri, Latu, Hualoy dan Tomalehu atas dukungannya.

Turut hadir Bupati Kab.SBB, Timotius Akerina, SE, M.Si  Forkopimda Kab.SBB, Pimpinan dan Anggota DPRD, Sekda SBB, Mansur, Tuharea, SH, pimpinan OPD, para pejabat eselon IV Kankemenag SBB, Forkopimca, tokoh lintas Agama, pimpinan partai Plpolitik, pimpinan ormas serta OKP,  Ketua LPTQ, Ketua MUI, Ketua Klasis, Ketua Paroki, Ketua FKUB, Para Raja/Upulatu, Tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat se-Kab.SBB, serta pimpinan dan anggota TPQ dan Majelis Ta’lim. (HS).


E-Survey

PTSP KEMENAG MALUKU
Pelayanan PTSP Tahun 2018

E-Aplikasi

LPSE Kemenag
Webmail
Simpeg
Simpatika Kemenag
Layanan Pengaduan Online