Kunjungan ke Negeri Liang, Kakanwil Ajak Warga Jadi Obor Persatuan dan Perdamaian



Malteng, Inmas - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Maluku, Jamaludin Bugis mengajak warga masyarakat di Negeri Liang, Kabupaten Maluku Tengah menjadi obor persatuan dan perdamaian sebagai wujud cinta kasih terhadap negerinya.

Ajakan ini disampaikan Kakanwil saat menghadiri acara Tablig Akbar yang diselenggarakan di Masjid Jami Negeri Liang, Kecamatan Salahutu, Malteng, Sabtu (18/7).

Tablig akbar yang diinisiasi Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Liang (Hippmal) ini mengusung tema "Istighosah Untuk Keselamatan Negeri". Turut ikut dalam rombongan Kakanwil, Ketua MUI Maluku, Abdullah Latuapo, Ketua Muhammadiyah Maluku sekaligus Wakil Ketua MUI, Abdul H. Latua, Ketua NU Maluku, Karnusa Serang, Ketua Mathla'ul Anwar Maluku, Abdul Kadir El dan Kepala Subbag Umum/Humas, Abdul Karim Rahantan.

Tablig dengan zikir yang dipimpin Ustadz Abdurrahman Tuanaya dihadiri Penjabat Negeri Liang, Ramlan Ahmad Tuasikal, Kapolsek Kecamatan Salahutu, Djafar Lessy, pengurus Banser NU, GP Ansor Maluku, tokoh masyarakat, adat dan agama negeri setempat.

"Jadilah kalian warga Negeri Liang sebagai obor-obor persatuan dan perdamaian serta jangan lupa tebarkan kasih sayang dari negerimu sendiri untuk Indonesia dan Maluku pada khususnya," ajak Kakanwil dalam sambutannya.

Kakanwil mengaku bersyukur bisa berada di negeri yang menurutnya banyak melahirkan ulama di Maluku.

Hal ini diharapkan mampu menyatukan keberagaman dan menciptakan perdamaian. Sebab, pertikaian itu bahayanya sungguh luar biasa.

Sambil mengutip firman Allah dalam QS Ali 'Imran [3]: 103 yang berbunyi: "Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah seraya dengan berjama'ah dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk", Kakanwil menegaskan persatuan merupakan bentuk perintah yang wajib dilaksanakan, sementara permusuhan atau pertikaian adalah larangan agar wajib ditinggalkan.

"Harapan kami, masyarakat Liang bisa ikut membantu pemerintah dalam memelihara perdamaian," harapnya.

Menurut Kakanwil dalam mewujudkan perdamaian ada metodenya secara Islam. Caranya memakmurkan masjid dan merapatkan barisan untuk persatuan.

"Kampanyekan terus persatuan demi terwujudnya perdamaian," tandasnya. (ZAM)


E-Survey

Dumas Kemenag Maluku
Survey Pelayanan Haji Maluku Tahun 2018
PTSP KEMENAG MALUKU
Pelayanan PTSP Tahun 2018
Pelayanan Pelaporan Gratifikasi

E-Aplikasi

SOP Kemenag RI
LPSE Kemenag
Webmail
Simpeg
SIPATUH
Simpatika Kemenag