Kakanwil Minta Kemenag Kabupaten/Kota Se-Maluku Tindaklanjut Sosialisasi Edaran Idul Adha 1442 H


Kakanwil Kemenag Maluku H. Jamaludin Bugis, S.Ag melakukan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Iduladha dan Qurban 1442 H.

Ambon, Inmas - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Iduladha dan Qurban 1442 H. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku Jamaludin Bugis meminta seluruh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku dapat menindaklanjuti edaran tersebut dengan mensosialisasikan sekaligus memantau penerapannya di daerah masing-masing.

Hal ini disampaikan Kakanwil dalam  Rapat Koordinasi dan Sosialisasi SE Menteri Agama Nomor 15 tahun 2021 bersama Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota secara virtual.  “Saya meminta seluruh Kemenag Kabupaten/Kota untuk proaktif mensosialisikan sekaligus memantau pelaksanaan edaran Menag tersebut. Pastikan protokol kesehatan selalu diterapkan selama Iduladha dan pelaksanaan qurban,” tegas Kakanwil didampingi pejabat eselon III/IV di Ruang Rapat Lt. II Kanwil Kemenag Maluku, Kamis (24/6/2021). 

Surat edaran tersebut mengatur antara lain pelaksanaan salat Iduladha ditiadakan pada daerah zona merah dan orange. “Salat Iduladha dibolehkan pada daerah yang dinyatakan aman covid-19 dan di luar zona merah dan orange. Ini tentunya berdasarkan penetapan pemda dan satgas penanganan covid-19,” ungkap Kakanwil. 

Sementara untuk penyembelihan hewan qurban, dilaksanakan selama tiga hari, tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah untuk menghindari kerumunan. Pemotongan hewan qurban dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan Ruminasia (RPH-R). “Dalam hal keterbatasan jumlah dan kapasitas RPH-R, pemotongan hewan qurban dapat dilakukan di luar RPH-R, dengan protokol kesehatan yang ketat,” terang Kakanwil saat menguraikan isi dari edaran tersebut. 

“Distribusi daging qurban langsung kepada warga di rumahnya. Antisipasi terjadinya kerumunan-kerumunan. Dan selalu berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 setempat,” imbuhnya. 

Kakanwil juga meminta agenda sosialisasi ini dapat menghadirkan tokoh agama Islam dan unsur terkait dari pelaksanaan Iduladha 1442 H/2021 M.

“Jangan lupa kerahkan juga seluruh penyuluh agama kita untuk dapat mensosialisasikan dan mengawasi penerapan edaran ini. Jalin kerja sama dengan aparat keamanan setempat. Sekali lagi, pastikan protokol kesehatan tetap terjaga selama Iduladha dan qurban 1442 H,” pinta Kakanwil.

Selain itu, Kakanwil juga turut menginformasikan kondisi zona di 11 daerah berdasarkan rilis Satgas Covid-19 Provinsi Maluku per tanggal 20 Juni hingga hari ini.

"Untuk tanggal 20 Juni sampai hari ini, Maluku Tengah statusnya zona kuning, Maluku Tenggara Status sebagai zona kuning, Maluku Tenggara Barat atau KTT status sebagai zona hijau, Pulau Buru statusnya zona kuning, Seram Bagian Timur status sebagai zona hijau, Seram bagian Barat status sebagai Zona Kuning, Kepulauan Aru status zona orange, Maluku Barat Daya status sebagai zona hijau, Buru Selatan status sebagai zona hijau, Kota Ambon status sebagai zona orange, Kota Tual status sebagai Zona hijau," urai Kakanwil.

"Zona orange ada dua, Kota Ambon dan Kepulauan Aru. Jika saat pelaksanaan ibadah Idul Adha tidak ada perubahan zona, maka dua daerah ini tidak diperbolehkan shalat Idul Adha di masjid atau Mushalla demi menghindari kerumunan," terangnya. (ZAM)


E-Survey

PTSP KEMENAG MALUKU
Pelayanan PTSP Tahun 2018

E-Aplikasi

LPSE Kemenag
Webmail
Simpeg
Simpatika Kemenag
Layanan Pengaduan Online