Kakanwil Kemenag Maluku Ajak ASN Perkaya Moderasi Beragama


Kakanwil memberikan sambutanya pada kegiatan Penguatan Mederasi Beragama yang diselenggarakan oleh MAN 1 Malteng di Aula MAN 1 Malteng, Kamis (30/7).

Ambon, (Inmas) - Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku Jamaludin Bugis mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Kemenag Maluku untuk tidak henti-hentinya memperkaya moderasi beragama ditengah-tengah masyarakat.

"Selaku Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku dan atas nama pribadi saya memberi apresiasi atas terselengaranya kegiatan moderasi beragama yang berlangsung hari ini. Melalui silaturrahmi dan momentum ini semoga dapat menghasilkan rumusan pengembangan dalam memperkaya moderasi beragama ditengah-tengah kehidupan masyarakat," kata Kakanwil dalam sambutanya pada kegiatan Penguatan Mederasi Beragama yang diselenggarakan oleh MAN 1 Malteng di Aula MAN 1 Malteng, Kamis (30/7).

Momentum ini harap Kakanwil tidak hanya sekedar sebagai forum silaturahmi, tetapi dapat memberikan penyadaran kepada kita semua akan pentingnya peran seluruh eleman masyarakat bergerak bersama menyatukan pemahaman dan persepsi menyampaikan pesan pesan moderasi melalui bahasa agama.

"Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat terutama para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di wilayah ini, untuk bersama sama dengan TNI dan Polri menyatukaan persepsi untuk berperan aktif menebar kedamaian, harmonisasi, kerukunan umat beragama, baik secara interen dan antar umat beragama di wilayah yang kita cintai ini," kata Kakanwil

Dijelaskan Kakanwil, pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama akan terus memberikan dorongan terhadap program pengembangan moderasi beragama di Provinsi Maluku terkhusus di wilayah Kabupaten Maluku Tengah ini. Langkah ini dilakukan untuk mempertegas kehadiran dan komitmen pemerintah untuk menciptakan suasana hidup yang rukun, aman dan damai bagi masyarakat di Maluku.

"Pentingnya nilai moderasi dalam bergama merupakan pangkal menumbuhkan dan mengeksplorasi ajaran agama yang damai dan teduh. Moderasi agama adalah jalan tengah yang mengedapankan nilai keadilan, di mana bergama atau berprilaku sesuai dengan porsi yang telah ada. Tidak ada intrik untuk melebihkan atau mengurangi nilai nilai dari ajaran sebuah ajaran," jelas Kakanwil

Menurut Kakanwil, sebagai umat beragama, tugas kita adalah menyampaikan agama sebagai sebuah ajaran yang mencerahkan pikiran dan tindakan dalam konteks apapun. Agama harus mampu menghadirkan rasa adil agar setiap konflik yang muncul bisa menemukan penyelesaian.

"Agama harus dijadikan jalan untuk menemukan masalah kesejahteraan dan ketertindasan agar konflik kekerasan tidak terus muncul. Sekali lagi, fungsi agama adalah untuk mencerahkan kehidupan manusia. Bukan sebagai komiditas murah yang diperjualbelikan untuk dijadikan alat memuluskan kepentingan Individu dan kelompok," tutur Kakanwil

Lebih lanjut, menurut Kakanwi, Menteri Agama Republik Indonesia Bapak, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, saat ini sangat intens dalam berbagai kesempatan beliau selalu mengajak seluruh jajaran Kemenag termasuk ASN di Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, untuk memperhatikan enam hal dalam rangka terus beradpatasi atas tuntutan perubahan dan percepatan pelayanan publik dengan prinsip efisiensi, transparansi dan akuntabilitas serta bebas dari KKN.

Yang pertama adalah memahami historis Kementerian Agama serta regulasi, tugas dan fungsi kementerian ini dalam konteks relasi agama dan negara

Kedua, jaga idealisme, kejujuran, integritas dan nilai budaya kerja Kementerian Agama di tengah arus kehidupan. Ketiga, tanamkan selalu bahwa bekerja adalah ibadah dan melayani masyarakat adalah sebuah kemuliaan.

Keempat, perkuat ekosistem pembangunan bidang agama antar sektor dan antar pemangku kepentingan, baik sesama institusi pemerintah, tokoh agama, organisasi keagamaan dan segenap elemen masyarakat.

Kelima, Rangkul semua golongan dan potensi umat dalam semangat kebersamaan, kerukunan, persatuan dan moderasi beragama sejalan dengan falsafah Pancasila yang mempersatukan anak bangsa walau berbeda ras, etnik, keyakinan agama dan golongan. 

Keenam, Implementasikan Visi dan Misi Pemerintah ke dalam program kerja Kementerian Agama di semua unit kerja baik di pusat sampai ke daerah.

"Diharapkan enam hal ini menjadi perhatian penting dalam rangka terus beradaptasi atas tuntutan perubahan dan percepatan pelayanan publik dengan prinsip efisiensi, transparansi dan akuntabilitas serta bebas dari KKN," harap mantan Kakankemenag Kabupaten Malra.

Sementara itu, Kepsek MAN 1 Malteng Nurdin Marasabessy mengatakan, maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini sesuai dengan program Kemenag dan Kanwil Kemenag Maluku.

"Moderasi beragama ini sangat penting untuk menguatkan komitmen kebangsaan, toleransi aktif, serta mencegah paham keagamaan yang ekstrem," jelas Kepsek. 

Kegiatan dengan Tema "Membangun Karakter Moderat Menuju Pribadi Yang Inovatif, Kreatif, Mandiri dan Religius Sebagai Modal Pembangunan Peradaban Bangsa" turut dihadiri Plt. Kabag TU Kanwil Kemenag Maluku H. M. Yasir Rumadaul, Kasubbag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Maluku Abd. Karim Rahantan, Kepala KUA Kecamatan Salahutu, para kepala Madrasah se Kecamatan Leihitu, dewan guru, para imam, dan tokoh agama. (RESI)


E-Survey

Dumas Kemenag Maluku
Survey Pelayanan Haji Maluku Tahun 2018
PTSP KEMENAG MALUKU
Pelayanan PTSP Tahun 2018
Pelayanan Pelaporan Gratifikasi

E-Aplikasi

SOP Kemenag RI
LPSE Kemenag
Webmail
Simpeg
SIPATUH
Simpatika Kemenag