Jabat Dirjen Bimas Kristen, Pentury Diminta Perhatikan Nasib Warga Kota Ambon



Ambon, (Inmas) - Pelantikan Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama (Kemenag) RI yang baru, membawa harapan baru bagi keluarga besar Kemenag Maluku, setidaknya warga yang berada di Kota Ambon.

Fesal Musaad, S.Pd, M.Pd, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Maluku berharap pada sang Guru Besar Ilmu Statistika Multivarit di Universitas Pattimura Ambon itu untuk memperhatikan nasib kota dengan julukan Manise ini. 

Salah satu harapan besar Kakanwil untuk putra Maluku yang didelegasikan menjadi Dirjen di institusi berkredok Ikhlas Beramal, hari Rabu (2/8) lalu, adalah turut memperjuangkan kota Ambon sebagai pusat embarkasi haji di kawasan Indonesia Timur.

Sebab setahun sudah Ambon melangkah maju dalam alur konsep pembangunan, terutama di bidang keagamaan. Sejumlah kebijakan dan upaya dilakukan mulai nengubah wajah Ibu Kota Maluku ini dari wilayah bekas konflik menjadi wilayah pemegang predikat kota terukun ketiga, setelah Bali dan Nusa Tenggara Timur.

Ketika sekian lama putra Maluku belum dipercayakan menjabat sebagai pejabat eselon satu di lingkungan kementerian, di bawah kepemimpinan Dirjen Thomas Pentury inilah, warga Kota Ambon menggantungkan harapan kuat untuk terus berubah menjadi lebih baik.

"Kami minta buat pak Dirjen bisa penuhi keinginan warga, yaitu turut memperjuangkan kota ini sebagai pusat embarkasi haji di Indonesia Timur," pinta Kakanwil dalam jamuan silaturahmi Dirjen Pentury bersama tokoh agama dan jajaran ASN di Kanwil Kemenag Maluku, Sabtu (12/8).

Menurut Kakanwil, warga belum sepenuhnya mendapat akses layanan haji berkualitas yang dapat meringankan beban penderitaan jamaah calon haji. Proses untuk melaksanakan rukun Islam kelima ini terlalu memberatkan, sehingga banyak waktu beribadah habis dalam perjalanan.

Reaksi positif paling banyak juga diberikan untuk pembaruan di bidang keagamaan. Presentase kuota haji Maluku tahun ini naik jauh lebih besar dibanding dengan provinsi lainnya, yaitu dari 561 menjadi 1090 jamaah.

"Ini menunjukkan Maluku punya kesan yang manis untuk Indonesia," jelas Kakanwil.


Selain itu, mantan Rektor Universitas Pattimura itu juga diminta memperhatikan rencana program keagamaan yang masih belum terealisasikan, salah satunya Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) tingkat nasional pertama yang direncanakan penyelenggaraannya akan dikonsentrasikan di Kota Ambon pada tahun 2017 atau 2018 mendatang.

Dihadapan Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Ketua Sekola Tinggi Agama Kristen (STAKPEN) Ambon, besrta tokoh-tokoh agama, Kakanwil semakin kuat menyuarakan hak-hak umat beragama di hadapan Dirjen Bimas Kristen.

"Kami minta pelayanan rumah-rumah ibadah di Gereja, sekolah Kristen lainnya diperhatikan lagi pembangunannya. Ini agar lebih menunjukkan bahwa pak Dirjen mencintai anak-anak dan daerahnya sendiri," tandas Kakanwil.

Sementara itu dikesempatan yang sama, Dirjen Bimas Kristen Pentury bersyukur atas apa yang diperolehnya saat ini. Proses panjang perjalanan dari seorang akademisi kampus mengantarkannya hingga menjadi salah satu pejabat pemerintah pusat dalam tubuh Kementerian Agama.

Sesuatu yang tidak pernah disangka, baginya itu merupakan suatu rencana Tuhan terhadap setiap hamba yang dikehendaki. Pria kelahiran Ambon 17 Mei 1963 ini bisa dipercayakan memegang kepemimpinan yang membidangi penyelenggara keagamaan Kristen di Indonesia.

Sosok seperti Kakanwil Kemenag Maluku, Rektor IAIN Ambon, Ester dan Paulus adalah sosok dibalik keberhasilannya dari seorang mantan rektor kemudian menjadi Dirjen Bimas Kristen. 

Ia pun berjanji, segala aspirasi yang disampaikan akan ditampung di setiap rencana awal program kerjanya kedepan. Sebab Ambon baginya satu tempat dimana ia lahir dan dibesarkan menjadi pelayan umat di Indonesia. (ZAMHIR)


E-Survey

Dumas Kemenag Maluku
Survey Pelayanan Haji Maluku Tahun 2018
PTSP KEMENAG MALUKU
Pelayanan PTSP Tahun 2018
Pelayanan Pelaporan Gratifikasi

E-Aplikasi

SOP Kemenag RI
LPSE Kemenag
Webmail
Simpeg
SIPATUH
Simpatika Kemenag