FESAL MUSAAD : 15 RIBU TOKOH DAN PEMUKA AGAMA DI MALUKU AKAN DAPAT BPSJ-TK



AMBON, INMAS - Sebagai lembaga yang intens memberikan perhatian kepada masyarakat terutama pada tokoh dan pemuka agama, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku bekerjsama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Provinsi Maluku, dalam program penerimaan asuransi  bagi para tokoh dan pemuka agama di Provinsi Maluku. Untuk mejamin agar program layanan sosial ini berjalan dengan baik,  Kemenag  meminta dukungan dari masyarakat terutama dari Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, agar dapat mengawal jalanya program asuransi bagi 15 ribuh tokoh agama dan pemuka agama yang akan mendapatkakan bantuan dari (BPJS-TK) Provinsi Maluku.

 

Permintaan ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Maluku, Fesal Musaad, S.Pd, M.Pd, saat memberikan materi dalam kegiatan Sosalisasi Waspada Investasi Kepada Tokoh Agama dan Masyarakat yang dilaksanakan oleh Kantor Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Maluku, di Hotel Amaris Ambon, Kamis, (23/3).

 

Sesuai agenda dijadwalkan pada Selasa (28/3), Kanwil Kemenag Provinsi Maluku dengan BPJS-TK Provinsi Maluku, akan menandatangani kesepakatan memorandum of understanding (MoU) terkait bantuan jaminan sosial (BPJS-TK)  dari pemerintah kepada 15 ribuh tokoh dan pemuka agama di Maluku.

 

Menurut kakanwil, secara pribadi dirinya menghendaki agar para pemuka agama, tokoh agama, imam masjid,  pendeta, pastor, guru ngaji, modim, pengelola geraja, vihara, dan Pura yang mengabdi diseluruh pelosok Maluku, harus mendapat imunitas jaminan ketenagakerjaan sebagai wujud dari pengabdian mereka ditengah masyarakat" Dan Alhamdulillah ide saya ini diresponi dengan baik oleh BPJS-TK, bahkan dipenghujung bulam Maret ini, Kemenag dan BPJS-TK, akan meralisasikan program yang saya sebut sebagai Imunitas tokoh dan pemuka lintas agama di provinsi Maluku," jelas ujar Kakanwil.

 

Kakanwil mengatakan, tokoh dan pemuka lintas agama di Maluku adalah orang-orang pilihan yang memilih megabdi secara ihklas untuk kepentingan masyarakat. Dalam penandatangan MoU pihak Kemenag Maluku akan mengundang  Forum Kerukunan Umat Beragama, dan secara teknis akan diatur bersama dengan BPJS-TK, pihak kemenag akan bertugas melakukan pendataan pemuka agama  dari tingkat kota kabupaten sampai ke kecamatan melalui KUA. " Format pendataan sangat mudah, nama calon penerima, nomor Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan tempat dimana meraka mengabdi, " tutur Fesal Musaad.,

 

Pilihan hidup mereka harus diberi apresiasi oleh pemerintah. Dan setelah MoU Kemenag akan memasukan data para pemuka dan tokoh lintas agama yang memenuhi ketentuan menerima Kartu BPJS-TK. Pemuka dan tokoh lintas agama  termasuk dalam katagori pekerja sosial yang pegabdiannya tidak digaji secara langsung oleh pemerinta, tapi mereka berhak dilindungi oleh pemerintah. "  Jatah yang diberikan oleh BPJS-TK sebanyak 15 ribu, jumlah ini dinilai cukup untuk mengakomodir seluruh pemuka agama yang megabdi di masjid, geraja, viaraha, kelnteng, para guru ngaji, pelayan di geraja, penjaga rumah ibadah, pengasuh sekolah minggu di Maluku bisa mendapatkan asuransi tersebut," jelas Kakanwil.

 

Faedah yang diperoleh  pemegang kartu BPJS-TK sangat membantu, dimana bila para pemuka dan tokoh agama  sakit sampai wafat akan diberikan santunan secara langsung . Dana disiapkan oleh pemerintah melalui BPJS-TK. Dirinya berharap Ototitas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku dapat mengawal program ini bisa berjalan dengan baik. Sehingga keinginan untuk memberikan imunitas kepada para tokoh dan pemuka lintas agama di Maluku untuk mendapatkan bantuan dari BPJS-TK akan terrealisasi sesuai harapan. (ASA)


E-Survey

Dumas Kemenag Maluku
Survey Pelayanan Haji Maluku Tahun 2018
PTSP KEMENAG MALUKU
Pelayanan PTSP Tahun 2018
Pelayanan Pelaporan Gratifikasi

E-Aplikasi

SOP Kemenag RI
LPSE Kemenag
Webmail
Simpeg
SIPATUH
Simpatika Kemenag