2017, Tahun Terakhir Jch Maluku Di Emberkasi Haji Makassar


Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku, Fesal Musaad saat membantu salah satu JCH asal Maluku dengan mendorongnya menggunakan kursi roda saat tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sabtu (5/8). (Foto: Zamhir Musaad/Staf Humas Kemenag Maluku).

Makassar, (Inmas) - Mungkin ini tahun terakhir bagi Jamaah Calon Haji (JCH) asal Provinsi Maluku menginap berlama-lama di Emberkasi Haji Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Pasalnya, daerah Seribu Pulau ini akan memiliki emberkasi hajinya sendiri yang berpusat di Kota Ambon.


"Insya Allah bapak ibu tahun depan sudah tidak susah-susah berlama-lama harus menginap lagi di Kota Makassar ini. Sebab, Kementerian Agama Maluku bekerja sama dengan Pemerintah Daerah saat ini berupaya semaksimal mungkin untuk Kota Ambon dijadikan sebagai pusat Emberkasi Haji Antara di wilayah Indonesia Timur," tutur Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Maluku, Fesal Musaad kepada JCH asal Maluku yang tergabung dalam Kloter 14 saat tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sabtu (5/8).

Kakanwil yang baru tiba bersama 150 JCH kloter 14 dari Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dan Kabupaten Buru Selatan dengan menumpang penerbangan Garuda Indonesia Air Lines, menguatkan hati para JCH agar tetap fokus dalam beribadah.

"Jangan pernah jenuh apalagi mengeluh karena proses perjalanannya terlalu ribet," kata Kakanwil menguatkan hati para JCH tersebut.

Dikatakannya kepada para jamaah pula, saat ini Ambon telah disiapkan menuju Kota Emberkasi Haji Antara bagi tiga daerah di kawasan Indonesia Timur, Provinsi Papua, Papua Barat dan Maluku Utara. Pemerintah pusat juga telah mengucurkan anggaran sebesar 61 Miliyar untuk pembanguan Asrama Haji Waiheru Ambon sebagai langkah kongkrit guna mencapai penetapan emberkasi haji di Kota Ambon.

Ia berharap, 1079 jamaah asal Maluku dari 7 Kabupaten dan 2 kota tetap bersabar menunggu penetapan emberkasi haji, sehingga beban penderitaan jamaah dapat berkurang.

"Kalau Maluku sudah punya emberkasi sendiri berarti jamaah tidak perlu repot-repot lagi menginap di Makassar dan menyelesaikan proses administrasi selanjutnya," jelasnya.

Ia juga meminta para jamaah ketika sampai di Tanah Suci Mekkah jangan lupa berdoa kepada Allah SWT agar impian besar masyarakat Maluku ini dapat tercapai di tahun 2018 mendatang. (ZAMHIR)


E-Survey

Dumas Kemenag Maluku
Survey Pelayanan Haji Maluku Tahun 2018
PTSP KEMENAG MALUKU
Pelayanan PTSP Tahun 2018
Pelayanan Pelaporan Gratifikasi

E-Aplikasi

SOP Kemenag RI
LPSE Kemenag
Webmail
Simpeg
SIPATUH
Simpatika Kemenag