Inmas, Ambon - Kegiatan Lokakarya Pembekalan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bagi guru, kepala madrasah, dan pengawas di Kota Ambon resmi dibuka. Kegiatan yang dilaksanakan INOVASI bekerja sama dengan Kementerian Agama RI dibuka oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku, Dr.H.Yamin, S.Ag, M.Pd.I, yang diwakili Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Maluku , Farida Laisow, S.Pd., M.Pd di Balai Diklat Keagamaan Ambon, Selasa, 07/04.
Dalam arahannya, Farida Laisow menegaskan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta merupakan langkah maju dalam transformasi pendidikan madrasah yang lebih terarah dan sistematis. Ia mengungkapkan bahwa pendekatan yang digunakan dalam KBC berbeda dengan pola implementasi kurikulum sebelumnya yang cenderung belum terstruktur secara optimal.
“Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Cinta saat ini disusun secara lebih sistematis, dimulai dari penguatan konsep, penyusunan proyek pembelajaran, hingga pembekalan bagi para pendidik. Ini menjadi tahapan yang sangat penting agar implementasi di lapangan dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran,” ujarnya.
Farida Menjelaskan pendekatan bertahap dalam KBC, yang diawali dari penanaman nilai cinta kepada Allah dan Rasul, menjadi fondasi utama dalam membangun karakter peserta didik. Ke depan, tahapan ini akan terus dikembangkan melalui berbagai proyek penguatan nilai-nilai cinta dalam proses pembelajaran di madrasah.
Olehnya itu, seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan penuh komitmen, sehingga ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan secara optimal di satuan pendidikan masing-masing.
“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan kegiatan ini dengan baik, sehingga implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah benar-benar memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter dan kualitas pendidikan,” harapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ambon yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam H. Ahmad Sou, S.Pd., M.Pd, Kepala Balai Diklat Keagamaan Ambon yang diwakili oleh Kepala Tata Usaha Arif Ahmad Djalaluddin, S.Si., M.Si, Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN A.M. Sangadji Ambon Dr. Nurhasana, M.Si, Direktur INOVASI Sri Rezky Widury, serta Provincial Manager INOVASI Mus Mualim, bersama para kepala madrasah di Kota Ambon.
Melalui lokakarya ini, diharapkan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang diikuti 36 peserta yang terdiri dari guru, kepala madrasah, serta kelompok kerja pengawas (Pokjawas).dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan, serta mampu memperkuat nilai-nilai karakter dalam dunia pendidikan madrasah di Maluku, khususnya di Kota Ambon.
(WET)