Piru, 08 April 2026 – Suasana haru dan penuh ketenangan menyelimuti sejumlah ruangan rawat inap di RSUD Piru pada Rabu (08/04/2026). Sebanyak lima orang Penyuluh Muslim melaksanakan kegiatan spiritual dengan mendoakan serta memberikan nasihat kepada para pasien yang sedang menjalani perawatan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini dipimpin langsung oleh para penyuluh yang terdiri dari Samiun Kaliky, serta Abdul Mani Kapota, Husni Haya, La Jardin, dan Zakaria. Mereka bergerak secara terkoordinasi, menyusuri setiap ruangan pasien satu per satu.
Dengan penuh ketulusan, rombongan penyuluh tersebut menyampaikan nasihat-nasihat singkat namun bermakna tentang kesabaran, keikhlasan dalam menerima ujian sakit, serta pentingnya tetap optimis dan bertawakal kepada Allah SWT. Setelah sesi nasihat, mereka memanjatkan doa kesembuhan bagi setiap pasien yang dijumpai.
Koordinator kegiatan, Samiun Kaliky, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian rohani dan sosial para penyuluh terhadap masyarakat yang sedang diuji dengan sakit.
"Kami tidak hanya hadir sebagai petugas, tetapi juga sebagai saudara. Kami ingin berbagi semangat dan keyakinan bahwa di balik setiap penyakit pasti ada kesembuhan, jika diiringi dengan doa dan ikhtiar. Kolaborasi kami hari ini adalah untuk memastikan tidak ada satu pun pasien yang terlewat untuk didoakan," ujar Samiun.
Rekan sejawatnya, Abdul Mani Kapota, menambahkan bahwa komunikasi dan koordinasi yang baik antar penyuluh menjadi kunci kelancaran kegiatan ini. "Kami saling membagi tugas di setiap ruangan. Ada yang memimpin doa, ada yang menyampaikan nasihat ringan, dan ada pula yang sekadar mendengarkan keluh kesah pasien. Semua dilakukan dengan penuh kehangatan," jelasnya.
Para Penyuluh Muslim RSUD Piru berharap, melalui kegiatan doa dan nasihat ini, setiap pasien yang didoakan mendapatkan pahala serta hidayah kesembuhan dari Allah SWT. Mereka juga berkomitmen untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin dalam upaya memberikan pendampingan mental dan spiritual bagi warga yang berobat di rumah sakit daerah.
Salah seorang pasien yang menerima kunjungan, mengaku merasa sangat terharu dan termotivasi. "Kami sangat berterima kasih. Doa dan nasihat beliau-beliau membuat hati kami lebih tenang dan yakin bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan hamba-Nya," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari tersebut berjalan aman, lancar, dan penuh khidmat, meninggalkan aura positif bagi seluruh penghuni RSUD Piru.