Sinergi Tingkatkan Mutu Madrasah, Kasie Pendis Kemenag Tual Jadi Narasumber Sosialisasi Akreditasi 2026

08 April 2026

|

Admin Kota Tual

|

KOTA TUAL

Tual, Inmas - Dalam upaya mendorong peningkatan mutu dan standardisasi satuan pendidikan, Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama Kota Tual, Usman Yaluhun, SH.I, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan "Sosialisasi dan Kemitraan Akreditasi Kota Tual Tahun 2026". Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual ini menjadi momentum strategis bagi madrasah dalam mempersiapkan proses visitasi akreditasi.

 

Acara ini turut menghadirkan panel narasumber kompeten lainnya, yakni M. Zein Nuhuyanan, S.Ag, M.Si (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tual) dan Dewi Qhuril Malasari Ely, M.Pd (Anggota BAN-PDM Provinsi Maluku). Sinergi antarinstansi ini menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dan Kemenag dalam mengawal kualitas pendidikan di Bumi Maren.


Dalam paparannya, Usman Yaluhun menekankan pentingnya akreditasi bukan sekadar sebagai pemenuhan administrasi, melainkan kewajiban konstitusional untuk menjamin kualitas layanan pendidikan. Beliau membedah beberapa landasan hukum krusial, di antaranya:

 

UU No. 20 Tahun 2003 Pasal 60: Beliau menjelaskan bahwa akreditasi dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan pada jalur formal dan nonformal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan. Hal ini merupakan bentuk akuntabilitas publik yang dilakukan secara terbuka.

 

Permendikbudristek No. 38 Tahun 2023: Aturan ini menjadi tonggak baru terkait sistem akreditasi yang lebih terintegrasi melalui Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN-PDM), yang menyasar pada efisiensi dan efektivitas penilaian mutu sekolah dan madrasah.

 

PMA No. 66 Tahun 2016: Peraturan Menteri Agama ini mengatur spesifik mengenai Jaminan Mutu Pendidikan Keagamaan Islam, yang menjadi koridor bagi madrasah untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) sesuai standar nasional.


Kegiatan ini secara khusus diikuti oleh perwakilan dari 7 (tujuh) madrasah sasaran visitasi tahun 2026 di wilayah Kota Tual, yaitu:

 

MAS Fastabiqul Khairat, MIS Al-Hidayah Ohotahit, MIS Hidayatullah Ohoitel, MIS Istiqomah Sermaf, MTsS Al-Hilaal Tayando, MTsS Fathur Rauf Dullah Laut dan MTsS Makara Kur


Sesuai dengan tema kemitraan yang diusung, Usman Yaluhun mengajak seluruh kepala madrasah dan operator untuk membangun komunikasi yang intensif dengan asesor dan pihak dinas.

 

"Akreditasi adalah cermin kualitas kita. Saya berharap seluruh madrasah sasaran, mulai dari wilayah perkotaan hingga ke Kepulauan Kur dan Tayando, dapat mempersiapkan dokumen dan bukti fisik dengan jujur dan maksimal. Kita ingin madrasah kita tidak hanya 'berstatus' terakreditasi, tapi benar-benar memberikan dampak nyata pada kecerdasan siswa," tegas Usman.


Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif yang membuka ruang bagi para pengelola madrasah untuk memahami mekanisme terbaru visitasi. Dengan semangat kolaborasi yang tercipta antara Kemenag, Dinas Pendidikan, dan BAN-PDM, Kota Tual optimistis dapat melahirkan generasi emas melalui satuan pendidikan yang kredibel dan bermutu tinggi. Transformasi pendidikan di gerbang timur Indonesia bukan lagi sekadar impian, melainkan langkah nyata yang sedang dipacu bersama. (Jorgen).

Share :

Artikel Lainnya