Ambon, Inmas 8 April 2026 – Kantor Kementerian Agama Kota Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan birokrasi yang melayani dan menyentuh aspek humanis masyarakat. Melalui Penyuluh Agama Kristen, Jiefard Stanley Betaubun, S.Th, Kemenag meluncurkan aksi nyata bertajuk "Layanan Kemenag Berdampak" yang difokuskan pada pemberian doa penguatan bagi para pasien di Rumah Sakit Tentara (RST) Prof. dr. J.A. Latumetten, Ambon, pada Rabu hari ini.
Program ini bukan sekadar kunjungan rutin, melainkan implementasi dari misi kemanusiaan dan tugas strategis penyuluh agama dalam dimensi lintas sektoral. Kehadiran penyuluh di tengah hiruk-pikuk medis rumah sakit bertujuan untuk menyentuh kebutuhan rohani pasien yang seringkali menjadi faktor krusial dalam proses pemulihan fisik. Dengan pendekatan yang inklusif, layanan ini membuktikan bahwa kehadiran negara melalui agama dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang sedang berjuang melawan sakit.
Fokus utama dari layanan ini adalah penguatan iman dan pengharapan melalui metode Pastoral Konseling. Jiefard Stanley Betaubun secara personal memberikan bimbingan rohani melalui doa-doa syafaat dan pembacaan Firman Tuhan yang menyejukkan. Langkah ini diambil untuk menguatkan kembali iman pasien yang mungkin mulai goyah akibat masa perawatan yang panjang, sekaligus membangkitkan optimisme akan mukjizat kesembuhan di atas ranjang rumah sakit.
Selain aspek spiritual, Layanan Kemenag Berdampak ini juga memberikan perhatian besar pada stabilitas mental dan psikologis pasien serta keluarga mereka. Kehadiran sosok penyuluh di sisi tempat tidur (bedside service) terbukti mampu mengurangi beban kecemasan dan stres yang dialami pasien. Dengan memberikan ketenangan batin, pasien diharapkan memiliki motivasi yang lebih kuat untuk kooperatif dalam menjalani seluruh rangkaian terapi medis yang diberikan oleh tim dokter.
Lebih jauh, pelayanan ini mengusung semangat "Kasih Tanpa Sekat". Dalam praktiknya, penyuluh melakukan kunjungan dari kamar ke kamar untuk menyapa setiap jiwa yang membutuhkan penghiburan tanpa memandang perbedaan latar belakang. Prinsip kasih Kristiani yang universal menjadi landasan utama untuk membawa damai sejahtera di tengah pergumulan sakit, menciptakan suasana rumah sakit yang lebih hangat dan penuh empati.
Dukungan yang diberikan pun meluas hingga ke lingkaran keluarga pasien. Menyadari bahwa keluarga adalah sistem pendukung utama, penyuluh memberikan penguatan khusus agar mereka tetap sabar, tabah, dan tidak kehilangan harapan selama mendampingi orang terkasih. Pendampingan ini menjadi krusial agar keluarga tidak mengalami kelelahan mental yang dapat berdampak pada kualitas perawatan pasien di rumah sakit.
Keberhasilan program ini tidak lepas dari adanya kolaborasi lintas sektoral yang harmonis antara Kementerian Agama Kota Ambon dengan manajemen Rumah Sakit Tentara Prof. dr. J.A. Latumetten. Kerja sama ini memungkinkan pelayanan agama masuk ke ruang-ruang medis secara profesional dan terukur. Terkadang, penyuluh agama Kristen juga bersinergi dengan penyuluh agama lainnya untuk memastikan bahwa pelayanan kemanusiaan yang diberikan bersifat komprehensif dan menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi.
Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa Kementerian Agama Kota Ambon terus bergerak maju untuk menjadi institusi yang kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya. Melalui doa dan pendampingan yang konsisten, Layanan Kemenag Berdampak diharapkan dapat terus menjadi oase bagi mereka yang sedang mencari kesembuhan, sekaligus memperkuat fondasi spiritualitas masyarakat di Kota Ambon secara berkelanjutan.