Tual, Inmas - Aura optimisme menyelimuti Aula Kantor Kementerian Agama Kota Tual pagi ini. Di hadapan Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I., serta jajaran pejabat dan ASN, dua putra terbaik di bidang pendidikan agama resmi mengemban amanah baru. Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin, secara khidmat melantik Bapak Yursi Bugal, S.Pd.I. sebagai Kepala MIN 1 Tual dan Bapak Endang K. Rumuar Madamar, S.Pd.I. sebagai Kepala MIN 2 Tual.
Pelantikan ini bukan sekadar prosesi rotasi jabatan rutin, melainkan simbol estafet perjuangan untuk meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Bumi Maren. Prosesi pengambilan sumpah jabatan berlangsung dengan khusyuk, menandai dimulainya babak baru bagi kedua madrasah ibtidaiyah negeri tersebut dalam mencetak generasi emas yang unggul secara intelektual dan spiritual.
Dalam arahannya, H. Echan Rumaf menekankan bahwa menjadi Kepala Madrasah di era digital saat ini menuntut kemampuan adaptasi yang luar biasa. Ia mengingatkan bahwa madrasah harus mampu bersaing dengan sekolah umum lainnya tanpa kehilangan jati diri keislamannya. "Pemimpin madrasah adalah nakhoda yang harus memastikan kapal tetap berlayar tegak di tengah arus perubahan zaman," tegasnya.
Bapak Yursi Bugal, yang kini menakhodai MIN 1 Tual, diharapkan mampu membawa semangat baru dalam tata kelola administrasi dan peningkatan prestasi siswa. Sebagai salah satu institusi pendidikan dasar yang menjadi rujukan, MIN 1 Tual ditantang untuk terus melakukan inovasi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal namun tetap berwawasan global.
Di sisi lain, Bapak Endang K. Rumuar Madamar yang dipercayakan memimpin MIN 2 Tual, memikul harapan besar untuk memperkuat karakter moderasi beragama sejak usia dini. Fokus pada pengembangan bakat minat siswa serta penguatan nilai-nilai akhlakul karimah menjadi poin utama yang diharapkan dapat berkembang pesat di bawah kepemimpinannya yang baru.
Langkah awal kedua pemimpin ini akan sangat menentukan wajah pendidikan Islam di Kota Tual ke depannya. Keduanya diharapkan segera melakukan konsolidasi internal, merangkul para guru, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan orang tua wali murid. Sinergi kolektif diyakini menjadi kunci utama dalam mewujudkan madrasah yang tidak hanya hebat, tetapi juga bermartabat.
Motivasi besar pun mengalir dari rekan sejawat dan masyarakat. Kehadiran pemimpin baru ini diharapkan membawa "darah segar" bagi kreativitas guru dalam mengajar. Tantangan seperti fasilitas pendidikan dan digitalisasi ruang kelas harus dijawab dengan kepemimpinan yang solutif, transparan, dan penuh integritas agar kepercayaan masyarakat terhadap madrasah semakin meningkat.
Menutup rangkaian acara, doa bersama dipanjatkan agar amanah yang diletakkan di pundak Bapak Yursi Bugal dan Bapak Endang K. Rumuar Madamar senantiasa mendapat perlindungan dan kemudahan dari Allah SWT. Kini, mata publik tertuju pada langkah nyata keduanya dalam membawa MIN 1 dan MIN 2 Tual menuju puncak kejayaan pendidikan yang mencerahkan bangsa. (Jorgen).