OBSERVASI PEMBELAJARAN PAK DI SD INPRES 52 LAWENA, METODE QUIZ DAN STUDI KASUS TINGKATKAN KETERLIBATAN MURID

Ambon, Inmas - Rabu 8 April 2026 Pengawas Pendidikan Agama Kristen (PAK) Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, Noortje Ch Revallo,M.Si melaksanakan kegiatan observasi pembelajaran di SD Inpres 52 Lawena. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau sekaligus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar PAK di tingkat sekolah dasar.

 

Observasi dilakukan terhadap dua guru PAK, yakni Mercy Maitimu dan Magdalena Souripet. Kedua guru menunjukkan pendekatan pembelajaran yang kreatif dan kontekstual dalam menyampaikan materi kepada peserta didik.

 

Pada kelas 3 yang diasuh oleh Mercy Maitimu, materi yang diajarkan adalah tentang tanggung jawab sebagai ciptaan Tuhan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Capaian pembelajaran difokuskan pada pemahaman bahwa menjaga kebersihan merupakan bentuk syukur dan ibadah kepada Tuhan.

 

Dalam pelaksanaannya, Mercy menggunakan metode quiz berbasis gamifikasi dengan model “benar atau salah”. Metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan konsentrasi siswa kelas 3, sekaligus memperkuat pemahaman mereka terhadap materi yang telah diberikan sebelumnya.

 

Sementara itu, pada kelas 5 yang diajar oleh Magdalena Souripet, materi yang disampaikan adalah tentang mengasihi sesama melalui perumpamaan Orang Samaria yang murah hati. Pembelajaran difokuskan pada pengembangan empati dan praktik kasih tanpa membeda-bedakan.

 

Strategi pembelajaran dilakukan melalui pendekatan studi kasus, di mana siswa diajak membahas situasi seorang teman yang dikucilkan karena perbedaan fisik atau latar belakang ekonomi. Diskusi diarahkan pada pertanyaan kritis mengenai penerapan ajaran kasih Yesus dalam kehidupan sehari-hari, serta mendorong siswa merancang aksi nyata untuk membantu sesama.

 

Berdasarkan hasil observasi, Noortje Revallo menyimpulkan bahwa keterlibatan murid sangat aktif, baik secara kognitif maupun afektif. Diskusi yang dilakukan dinilai efektif dalam membangun kebiasaan berpikir kritis serta menemukan solusi terhadap masalah sosial di lingkungan siswa.

 

Selain itu, metode quiz dinilai berhasil meningkatkan fokus dan menguji pemahaman konsep siswa. Kegiatan ini turut didampingi oleh Deasy Dias yang mendokumentasikan proses pembelajaran dalam bentuk video sebagai eviden, dengan dukungan dari Kepala Sekolah M. Leiwaherilla.

Share :

Artikel Lainnya