Kakemenag SBB Hadiri Sosialisasi Keuangan Haji, Dorong Masyarakat Siapkan Tabungan Sejak Dini

Piru, Inmas – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Djafar Tuny, menghadiri kegiatan Sosialisasi Keuangan Haji yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten SBB bekerja sama dengan Pegadaian SBB. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kemenhaj SBB pada Rabu (8/4/2026).

 

Dalam arahannya, Djafar Tuny mengajak seluruh peserta untuk mulai mempersiapkan diri sejak dini dalam merencanakan ibadah haji, khususnya melalui pengelolaan keuangan yang baik.

 

“Ibadah haji adalah panggilan mulia yang membutuhkan kesiapan, baik secara spiritual maupun finansial. Oleh karena itu, saya mengajak kita semua untuk mulai menabung haji sejak dini, agar ketika kesempatan itu datang, kita sudah siap,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa kesadaran untuk menabung sejak awal akan sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan nomor porsi lebih cepat, mengingat antrean haji yang semakin panjang setiap tahunnya. Selain itu, Djafar menekankan pentingnya disiplin dan komitmen dalam mengelola keuangan agar tujuan beribadah ke Tanah Suci dapat tercapai.

 

Sementara itu, pihak Pegadaian SBB dalam pemaparannya menawarkan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan nomor porsi haji melalui program pembiayaan berbasis emas. Peserta dapat memperoleh nomor porsi dengan cara menyetor minimal 3,5 gram emas sebagai jaminan.

 

Program ini dinilai memberikan alternatif yang lebih fleksibel bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin segera mendaftarkan diri namun belum memiliki dana tunai yang cukup. Selain itu, sistem ini juga dinilai aman dan terjangkau, sehingga dapat membantu memperluas akses masyarakat dalam mewujudkan niat berhaji.

 

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten SBB, **Abd. Razak Patty**, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

 

“Kegiatan sosialisasi ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pengelolaan keuangan haji yang tepat dan terencana. Kami berharap melalui kerja sama dengan Pegadaian, semakin banyak masyarakat yang dapat terbantu dalam mewujudkan niat suci menunaikan ibadah haji,” ungkapnya.

 

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, serta terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan sebagai bagian dari persiapan ibadah.

 

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta, yang terlihat aktif dalam sesi tanya jawab. Diharapkan melalui sosialisasi ini, masyarakat semakin termotivasi dan memiliki kemudahan dalam merencanakan perjalanan ibadah haji secara lebih matang dan terencana.

Share :

Artikel Lainnya