Seira – Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Stepanus Tia, SE mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendukung perkembangan belajar anak, khususnya dalam membentuk karakter dan spiritualitas sejak usia dini. Kegiaan ini berlangsung pada Selasa, 07/04.
Hal tersebut disampaikan dalam kunjungannya di lingkungan pendidikan keagamaan di Desa Seira, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Kutipan Alkitab dari Mazmut 128 ayat 1 dan 4 : (1) Berbahagialah setiap orang yang takut akan Tuhan, yang hidup menurut jalan yang di tunjukan nya. (4) Sesunggunya Demikianlah akan di berkati orang laki-laki yang takut akan Tuhan. Menjadi kutipan pembuka dalam pertemuan dimaksud.
Tia dengan harapan yang besar berharap dukungan orang tua dapat membantu kebutuhan finansial dalm pembangunan sekolah serta perkembangan kepada anak-anak di SMPTK Kadesi Seira. “Bapak dan ibu tolong bantu dan menopang sekolah ini demi anak-anak kita kerena masa depan mereka kita ada di tangan kita bersama”. Terangnya.
Dalam kesempatan lain seorang orang tua murid Yosua Natan, yang mewakili orang tua murid menyampaikan rasa terimakasih serta harapan kepada bapa kabid tentang sarana dan prasarana sekolah yang masih kurang layak untuk menyimpan inventaris sekolah.
"Terimakasih untuk bapak Kabid dan rombongan yang mana telah mengunjungi sekolah anak anak kami dan meninjau langsung kondisi sekolah, saya mewakili teman teman orang tua murid berharap semoga bapak Kabid dapat melihat kekurangan sekolah ini dan menjadi harapan anak-anak kami, Ujarnya".
Turut hadir Ketua Tim Evaluasi Pengembangan Prestasi Bimas Kemenag Kanwil Provinsi Maluku Ibu Yustifin Takalimbusang, S.Th. PAK Kepala Seksi Pendidikan Kristen Kemenag KKT Fernolof Unitly, S.PdK dan Kepala Seksi Urusan Agama Kristen Matheos Mes Lewier, S.Th
Pihak sekolah menyambut baik imbauan tersebut dan berharap para orang tua semakin aktif terlibat dalam proses pendidikan anak. Dengan dukungan yang kuat dari keluarga, diharapkan para pelajar dapat berkembang secara optimal, menjadi pribadi yang cerdas, beriman, dan berakhlak mulia. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara orang tua, sekolah, dan pemerintah dalam menciptakan generasi masa depan yang berkualitas dan berdaya saing. Usai itu Kabid meyerahkan Bantua Alkitab untuk pihak sekolah agar bisa didistribusikan kepada para pelajar.