Bukber Keluarga Besar Kankemenag Kepulauan Aru

By 15 Jun 2017, 17:33:06 WIBKankemenag Kep. Aru

Bukber Keluarga Besar Kankemenag Kepulauan Aru

Keterangan Gambar :


Dobo,(Inmas). Buka Puasa Bersama (Bukber) sudah menjadi tradisi umat Islam saat menjalani puasa Ramadhan di berbagai tempat. Hal ini dilakukan untuk menjalin tali silaturahim di antara sesama, untuk itu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru melaksanakan Buka Puasa Bersama dengan seluruh ASN, DWP dan segenap keluarga besarnya pada Selasa. (13/06) di Kantor Kemenag yang terletak di Jalan Raya Pemda II, Dobo.
Buka Puasa Bersama yang dilaksanakan bertujuan untuk mempererat tali silaturahim serta memperkokoh persatuan dan kesatuan di antara keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru ini dihadiri oleh Kepala Kakankemenag Kabupaten Kepulauan Aru, Drs. H. Ismail Rumfot, sejumlah pejabat eselon IV, para kepala madrasah dan pengawas, pegawai ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru, pengurus DWP dan tamu undangan lainnya.
Sambil menunggu waktu berbuka Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Aru. Drs. H. Ismail Rumfot, menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga besar Kankemenag dan para undangan yang telah berkenan hadir dan memohon maaf jika ada kesalahan dalam pelaksanaan buka puasa bersama ini.
Bukber kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Kabir, S.Pd.I. Dalam ceramahnya ustadz menyampaikan bahwa puasa Ramadhan yang sedang dijalani umat Islam merupakan aplikasi dari firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah Ayat 183 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman telah diwajibkan kepada kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu agar kamu menjadi orang-orang yang bertakwa.” 
Umat Islam yang di dalam hatinya ada kalimat tauhid dibagi dalam 3 tingkatan yaitu muslim, mukmin, dan muttakin. Yang terendah adalah muslim, orang muslim belum tentu dia mukmin tapi orang mukmin insya Allah dia akan menuju kepada muttakin, orang-orang yang bertakwa kepada Allah SWT.
Puasa adalah keselarasan antara hati, pikiran, perkataan dan perbuatan dimana dalam pelaksanaanya kita didik untuk bisa menahan berbagai macam ujian dari Allah SWT dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari agar kita bisa menjadi orang yang lebih baik, karena segala perbuatan baik yang kita lakukan akan dilipatgandakan pahalanya serta diberkahi.
“Mudah-mudahan puasa yang kita lakukan ini merupakan salah satu bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT karena puasa mendidik kita untuk menjadi orang yang lebih baik” harapnya.
Mari kita berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan dan semoga kita semua dapat berjumpa dengan puasa Ramadhan yang akan datang dan menjadi orang-orang yang Muttakin, aamiin.(ria)